Loading...

Training on Strategies for Publishing in High-Impact International Journals

Diterbitkan pada
9 Agustus 2025 09:16 WIB

Baca

Surakarta – Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) UIN Raden Mas Said Surakarta melalui Unit Konsorsium FIT mengadakan pelatihan bertajuk “Strategies for Publishing in High-Impact International Journals” pada Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini diikuti para dosen FIT yang tengah mempersiapkan artikel untuk dikirim ke jurnal internasional bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dies natalies UIN Raden Mas Said Surakarta yang ke 33.

Pelatihan berlangsung di Aula PPG FIT sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Acara dibuka dengan basmalah dan tilawah Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 9–10 oleh Wahyu Afandi, mahasiswa MPI, yang mengingatkan kabar gembira bagi orang beriman yang beramal kebajikan.

Ketua Unit Konsorsium, Dr. Umu Salamah, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan program terakhir konsorsium tahun 2025. “Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan publikasi dosen di jurnal bereputasi,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Irfan Syaifuddin, M.H.I., Sekretaris Jurusan MIPA dan Kependidikan Islam, menekankan bahwa publikasi ilmiah merupakan kewajiban dosen, baik untuk akreditasi maupun sebagai modal mengakses hibah penelitian nasional dan internasional.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Dekan FIT, Prof. Dr. Fauzi Muharom, M.Ag. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya publikasi internasional. “Di era globalisasi, publikasi di jurnal bereputasi tinggi bukan hanya syarat akreditasi, tetapi juga bukti kontribusi akademik kita bagi dunia,” katanya.

Materi inti disampaikan Dr. Sahabuddin, SPi., MP., peneliti senior BRIN. Ia memaparkan strategi agar artikel dapat diterima di jurnal internasional, termasuk pentingnya cover letter yang efektif. “Penulis perlu menekankan kesesuaian artikel dengan fokus jurnal agar meyakinkan editor,” jelasnya.

Sahabuddin juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan scope jurnal, menggunakan template resmi, serta menjaga tingkat plagiarisme maksimal 20 persen. Ia merekomendasikan penggunaan digital tools, sitasi dari penelitian terbaru di jurnal Q1 dan Q2, serta mengikuti struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion).

Selain itu, penggunaan jasa proofreading atau editing service juga dianjurkan untuk meningkatkan kualitas bahasa. “Publikasi di Scopus tidak sesulit yang dibayangkan, terkadang justru lebih menantang di Sinta,” ungkapnya.

Dalam sesi praktik, Sahabuddin mendemonstrasikan pencarian jurnal bereputasi melalui laman Scopus dan ScimagoJR. Ia juga memperlihatkan proses registrasi hingga pengiriman artikel menggunakan contoh akun milik Dr. Umu Salamah dengan topik penelitian pendidikan bahasa Arab.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis. Beberapa peserta menanyakan pentingnya kolaborasi internasional dan peran penulis dalam artikel ilmiah. Sahabuddin menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara dapat memperluas jaringan akademik dan meningkatkan kualitas riset, meski artikel dengan penulis seluruhnya dari Indonesia tetap bisa diterima di jurnal Scopus Q1.

Pelatihan ditutup dengan praktik unggah artikel oleh para dosen ke jurnal internasional pilihan masing-masing. Acara berakhir dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri dan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, FIT UIN Raden Mas Said berharap dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam publikasi ilmiah. “Ini langkah awal untuk memperbanyak publikasi berkualitas yang tidak hanya menunjang akreditasi, tetapi juga mengharumkan nama kampus di kancah internasional,” ujar panitia.