
Sukoharjo, 14 Oktober 2025 — Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta telah menyelenggarakan kegiatan Praktik Keahlian dengan tema “Mathematics Meets Art: Eksplorasi Keindahan Persamaan dan Grafik dalam Karya Seni Digital melalui Aplikasi Desmos”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 Tadris Matematika dan bertempat di Aula Gedung PPG UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan-sambutan dari beberapa pihak. Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Wiwin Astuti, M.Pd., selaku Koordinator Program Studi Tadris Matematika. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penerapan pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan aplikasi Desmos, yang dapat diakses secara daring. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi keterkaitan antara matematika dan seni, khususnya dalam menciptakan karya seni digital yang estetik berbasis grafik dan persamaan matematika. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kuliah umum, melainkan praktik keahlian yang menghasilkan produk nyata berupa buku dan pameran karya seni matematika. Setiap mahasiswa diwajibkan mengumpulkan hasil karya individu dan akan memperoleh sertifikat keahlian sebagai salah satu syarat kelulusan di Fakultas Ilmu Tarbiyah.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Dr. Heldy Ramadhan Putra Pembangunan, M.Pd., selaku Ketua Jurusan MIPA dan Kependidikan Islam. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri melalui kebiasaan belajar yang konsisten, bersikap interaktif, dan aktif bertanya dalam setiap proses pembelajaran. Beliau juga mengingatkan agar mahasiswa selalu menjunjung nilai kemanusiaan dan menghargai setiap orang yang berbicara di hadapannya.
Selanjutnya, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah, Prof. Dr. Andi Arif Rifa’i, M.Pd., memberikan sambutan yang menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Beliau menuturkan bahwa banyak hal dalam kehidupan yang tidak dapat diprediksi, bahkan dengan rumus matematika sekalipun, seperti takdir dan bencana. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu terus memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat. “Apa yang kalian pelajari hari ini belum tentu akan sama dengan apa yang kalian ajarkan kepada murid kalian kelak, karena zaman terus berubah. Maka dari itu, teruslah belajar dan beradaptasi,” ujarnya.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi dokumentasi yang diikuti oleh seluruh tamu undangan, dosen, dan mahasiswa. Momen ini menjadi simbol semangat kebersamaan sekaligus pembuka bagi sesi inti kegiatan. Memasuki acara inti, moderator membacakan riwayat hidup pemateri, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Intrada Reviladi, S.Si., M.Sc., dosen dari Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Jenderal Soedirman. Beliau memaparkan keterkaitan antara matematika dan seni serta menunjukkan bagaimana konsep matematika dapat divisualisasikan dalam bentuk karya dua dimensi menggunakan aplikasi Desmos. Melalui praktik langsung, mahasiswa belajar menggambar bentuk-bentuk sederhana menggunakan persamaan matematika, sehingga mereka dapat melihat keindahan yang muncul dari representasi numerik dan grafik. Di sela-sela sesi praktik, peserta juga mendapatkan inspirasi dari Fadhlurahman Akbar, salah satu lulusan pertama Program Studi Tadris Matematika yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam penyampaiannya, Kak Akbar berbagi kisah perjalanannya dalam menemukan minat di bidang seni digital berbasis matematika. Ia mengaku bahwa awal ketertarikannya bermula dari rasa bosan yang kemudian membawanya menemukan konten Desmos Art. Dari sana, ia mulai mencoba membuat gambar melalui aplikasi GeoGebra, hingga akhirnya mengenal Desmos setelah bertemu dengan Bapak Intrada Reviladi, S.Si., M.Sc. Pengalaman Kak Akbar menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkreasi dan tidak takut mengeksplorasi potensi diri melalui media digital. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan hamdalah bersama. Meskipun acara telah berakhir, semangat belajar dan pengalaman berharga yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus melekat dalam diri para mahasiswa. Kegiatan “Mathematics Meets Art” menjadi bukti bahwa matematika tidak hanya berfokus pada perhitungan dan rumus, tetapi juga menyimpan keindahan yang dapat diekspresikan melalui karya seni digital. Semoga kegiatan ini membawa manfaat serta mendapatkan ridho Allah SWT.
Mitra dan Alumni, Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta Desain Arah Strategis Jangka Panjang
1 pekan yang lalu - Umum