
Surakarta – Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Diskusi Dosen pada Rabu (3/2/2026). Bertempat di Aula PPG FIT, kegiatan ini menjadi momentum penguatan integritas bagi seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas. Acara yang berlangsung khidmat sejak pagi hari ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen serta staf kependidikan. Semangat profesionalisme terasa kental saat seluruh peserta pembacaan Ummul Kitab Al Fatihah dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Bapak Prof. Dr. H. Fauzi Muharom, M.Ag., menegaskan bahwa dedikasi dan loyalitas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjalankan tugas di dunia pendidikan. Beliau berpesan agar seluruh sivitas akademika menanamkan tanggung jawab tinggi dalam setiap pekerjaan. Selain itu, beliau juga mengajak peserta untuk menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan kualitas institusi.
Wakil Rektor 3 Bapak Dr. H. Abd. Faishol, M.Hum. mengajak kita meneguhkan dedikasi dan loyalitas profesi. Keduanya menjadi kunci menjaga integritas, meningkatkan mutu layanan, serta membangun kepercayaan publik. Semoga komitmen ini menginspirasi kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan institusi dan kemaslahatan umat. Mari kita wujudkan budaya kerja unggul, profesional, dan berintegritas bersama.

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Dr. Rio Kurniawan, S.Pd.I., M.S.I., M.Pd., peneliti dari Pusat Studi Agama dan Perdamaian (PSAP) Surakarta, membedah secara mendalam kaitan antara sikap kerja dan performa organisasi. Menurutnya, dedikasi mencerminkan totalitas dalam bekerja, sementara loyalitas adalah wujud kesetiaan terhadap profesi dan tempat bernaung. Beliau juga menyampaikan bahwa kedua nilai tersebut menjadi kunci dalam membangun profesionalisme, meningkatkan kinerja, serta menjaga kepercayaan organisasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme peserta yang melontarkan berbagai pertanyaan terkait tantangan implementasi nilai-nilai tersebut di tengah dinamika lingkungan kerja saat ini.
![]() |
![]() |
Salah satu pertanyaan kritis muncul dari Bapak Drs. Suluri, M.Pd., mengenai strategi menjaga konsistensi dedikasi di tengah beban kerja yang tinggi dan beragam. Menanggapi hal tersebut, Dr. Rio Kurniawan, S.Pd.I., M.S.I., M.Pd., menekankan pentingnya manajemen diri. "Konsistensi dapat dijaga melalui manajemen waktu dan skala prioritas yang tepat. Namun yang terpenting adalah menjaga motivasi internal dengan menanamkan nilai pengabdian serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kondisi pribadi agar terhindar dari burnout," jelasnya.
Senada dengan isu tersebut, Bapak Kholis Firmansyah, S.H.I., M.S.I., mempertanyakan cara menumbuhkan loyalitas dalam dinamika organisasi yang terus berubah. Dr. Rio menjelaskan bahwa loyalitas tumbuh dari pemahaman visi-misi yang kuat dan rasa memiliki (sense of belonging). Ia juga menggarisbawahi peran pimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan apresiatif untuk meningkatkan keterikatan pegawai.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman serta penguatan sikap dedikasi dan loyalitas bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta.
Mitra dan Alumni, Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta Desain Arah Strategis Jangka Panjang
1 pekan yang lalu - Umum