Loading...

Penguatan Kemampuan Membaca Karya Sastra Bagi Santri PPTQ Manik Mulia

Diterbitkan pada
25 Februari 2023 11:14 WIB

Baca

Di era informasi yang semakin berkembang, kemampuan membaca dan memahami karya sastra menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting, terutama bagi santri yang berada di lingkungan pendidikan berbasis agama. Dosen FIT UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan pengabdian masyarakat pada 25 Februari 2023 di Surakarta. Hal ini dilaksanakan dalam upaya penguatan kemampuan membaca karya sastra bagi santri di PPTQ Manik Mulia. Penguatan kemampuan membaca karya sastra bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi, tetapi juga untuk memperkaya wawasan dan memperdalam pemahaman santri terhadap nilai-nilai budaya dan moral yang terkandung dalam karya-karya tersebut.   Di PPTQ Manik Mulia, penguatan kemampuan membaca karya sastra menjadi fokus utama dalam menciptakan santri yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya dan moral. Dalam dunia yang dipenuhi dengan informasi, kemampuan membaca dan memahami teks sastra sangat penting untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas.   Program ini dimulai dengan pelatihan yang melibatkan berbagai genre sastra, mulai dari puisi hingga prosa. Santri diberikan kesempatan untuk mengenal karya-karya sastrawan terkemuka, serta karya sastra lokal yang mencerminkan budaya dan tradisi mereka. Setiap sesi dibuka dengan diskusi interaktif, di mana santri diajak untuk berbagi pandangan dan interpretasi tentang tema, karakter, dan pesan yang terkandung dalam karya tersebut.   Salah satu kegiatan yang paling dinanti adalah sesi dramatisasi. Santri tidak hanya membaca, tetapi juga berperan dalam penggambaran cerita. Melalui kegiatan ini, mereka dapat merasakan emosi yang dialami karakter dalam karya tersebut dan memahami lebih dalam makna yang ingin disampaikan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat keterampilan berbicara dan rasa percaya diri santri di depan umum.   Untuk mendukung pembelajaran, para pengajar memberikan bimbingan yang mendalam mengenai teknik analisis sastra. Mereka mengajak santri untuk menggali lebih jauh, mempertanyakan, dan merenungkan apa yang mereka baca. Dengan cara ini, santri tidak hanya menjadi pembaca yang pasif, tetapi juga aktif dalam menemukan makna dan nilai dalam setiap karya sastra.   Hasil dari program ini yaitu santri menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca dan analisis, serta menunjukkan minat yang lebih besar terhadap sastra. Mereka mulai memahami bahwa karya sastra bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga cermin dari kehidupan, budaya, dan nilai-nilai yang relevan dengan masyarakat.   Melalui penguatan kemampuan membaca karya sastra, PPTQ Manik Mulia berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga memiliki perspektif yang luas terhadap kehidupan. Dengan keterampilan ini, santri diharapkan dapat berkontribusi dalam masyarakat yang lebih toleran, berbudaya, dan penuh empati.