Loading...

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Belajar Bahasa Inggris untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama dan Atas di Dukuh Blimbing, Desa Luwang Gatak, Sukoharjo

Diterbitkan pada
24 Februari 2023 12:44 WIB

Baca

Pada 24 Februari 2024, Dosen FIT UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Blimbing, Luwang Gatak, Sukoharjo. Kegiatan ini bertajuk "Pelatihan Penggunaan Aplikasi Belajar Bahasa Inggris untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama dan Atas." Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA setempat serta para guru pendamping dengan jumlah total 24 orang.

Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini. Namun, di banyak daerah, terutama di wilayah pedesaan, siswa masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses sumber belajar yang inovatif dan interaktif. Untuk itu, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis melalui penggunaan aplikasi digital sebagai media belajar yang efektif.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, penggunaan aplikasi pendidikan berbasis teknologi semakin penting untuk diintegrasikan dalam proses belajar-mengajar. Melalui aplikasi-aplikasi belajar bahasa Inggris yang dirancang secara interaktif, siswa dapat mempelajari kosakata, tata bahasa, serta melatih kemampuan berbicara dan mendengar dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah diakses.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan format workshop interaktif yang dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi pertama diawali dengan pengenalan beberapa aplikasi belajar bahasa Inggris populer, seperti Duolingo, Memrise, dan Babbel. Para siswa diperkenalkan dengan fitur-fitur utama aplikasi tersebut serta cara menggunakannya secara efektif untuk belajar secara mandiri di rumah.

Sesi berikutnya difokuskan pada praktik langsung. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk mencoba aplikasi-aplikasi tersebut menggunakan perangkat yang disediakan. Tim dosen dan relawan pendamping membantu para siswa memahami cara menjawab soal-soal, mengikuti latihan, serta menggunakan fitur penilaian yang ada di dalam aplikasi.

Selain itu, sesi diskusi kelompok juga dilakukan untuk membahas kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam mempelajari bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka secara mandiri. Dengan akses terhadap aplikasi belajar bahasa Inggris yang tersedia secara gratis, siswa tidak hanya dapat memperdalam pengetahuan mereka, tetapi juga lebih percaya diri dalam berkomunikasi dalam bahasa asing. Selain itu, melalui pelatihan ini, para guru pendamping juga diharapkan dapat melanjutkan pembinaan penggunaan aplikasi tersebut dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.

Partisipasi aktif dari para siswa dan antusiasme dalam mencoba aplikasi belajar bahasa Inggris ini menunjukkan potensi besar dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran di daerah pedesaan. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi di wilayah Sukoharjo, khususnya di Desa Blimbing, Luwang Gatak. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang mampu meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka, mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan, dan meraih kesempatan lebih luas baik di dunia pendidikan maupun karir.