Loading...

Meika Findi Nikensi Ikuti Karantina dan Grand Final Duta Batik Indonesia 2025

Diterbitkan pada
27 Oktober 2025 09:13 WIB

Baca

Surabaya — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Meika Findi Nikensi, mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Setelah sebelumnya berhasil meraih Runner Up 4 Putri Batik Jawa Tengah 2025, kini Meika melangkah lebih jauh mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Batik Indonesia 2025.

Rangkaian kegiatan karantina dan grand final berlangsung pada 16–18 Oktober 2025 di Choice City Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, para finalis dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti sejumlah agenda pembekalan, pelatihan public speaking, wawasan kebangsaan, serta pendalaman makna dan filosofi batik Nusantara.

Puncak acara, yaitu Grand Final Duta Batik Indonesia 2025, menampilkan penilaian akhir mencakup kemampuan komunikasi, pengetahuan budaya, penampilan busana batik, serta visi misi para finalis dalam melestarikan batik Indonesia.

Meika mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya dalam ajang ini:

> “Alhamdulillah, saya merasa sangat terhormat bisa mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membawa pesan cinta budaya dan kebanggaan terhadap batik Indonesia,” ujar Meika Findi Nikensi penuh semangat.

Partisipasi Meika dalam ajang nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UIN Raden Mas Said Surakarta, sekaligus bukti bahwa mahasiswa mampu berkontribusi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pelestarian budaya bangsa.

Harapan dan Dukungan

Civitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh kepada Meika. Diharapkan, langkah Meika di ajang Duta Batik Indonesia 2025 dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan budaya batik. Semoga perjuangan Meika Findi Nikensi di tingkat nasional membuahkan hasil terbaik, membawa nama baik Jawa Tengah dan UIN Raden Mas Said Surakarta di kancah nasional, serta memperkuat semangat generasi muda dalam menjaga identitas budaya Indonesia.