Surakarta, 1 Juli 2025 – Forum Komunikasi Mahasiswa Sains dan Teknologi (FORKOM SAINTEK) dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan forum komunikasi berupa workshop penulisan artikel terpublikasi bertajuk “We Are Ready to Share: Writing Knowledge & Article Publication” di Aula Gedung PPG Building Hall, Selasa (1/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penulisan dan publikasi artikel ilmiah, khususnya di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai program studi di bawah naungan jurusan saintek.

Acara menghadirkan Dr. Muhammad Nur Hudha, M.Pd., pakar Pendidikan Sains sebagai pembicara utama. Doktor lulusan bidang Science Education ini membagikan strategi penulisan artikel berkualitas, tips publikasi di jurnal terindeks, serta integrasi teknologi dalam penelitian pendidikan. Dalam paparannya, beliau membahas secara mendalam mulai dari etika penulisan ilmiah, struktur penulisan artikel yang baik, hingga komponen penting dalam setiap bab penulisan artikel agar layak diterbitkan di jurnal ilmiah bereputasi.
“Menulis artikel ilmiah bukan sekadar memenuhi tugas, tapi bagian dari kontribusi keilmuan. Mulailah dari masalah sederhana di sekitar kita,” tegas Hudha di hadapan puluhan peserta.
Dr. Hudha memaparkan materi komprehensif mencakup etika penulisan & standar internasional, struktur artikel ilmiah, visualisasi data, manajemen referensi, hingga memilih jurnal bereputasi. Workshop ini menekanan pada orisinalitas, transparansi pendanaan, dan larangan plagiarism. Ditambah lagi, pemateri memberikan panduan penggunaan AI generatif (harus diungkapkan, tidak boleh sebagai penulis) contoh pelanggarannya berupa fabrikasi data, publikasi ganda, atau manipulasi gambar, hingga teknik paraphrase yang benar untuk menghindari plagiarisme tidak disengaja. Beliau juga menekankan pentingnya memilih jurnal dengan impact factor tinggi dan sesuai bidang keilmuan. Dr. Hudha mencontohkan cara mengecek reputasi jurnal melalui ScimagoJR dan direktori Scopus. Selain itu, terdapat pelatihan dalam penggunaan Zotero dan Mendeley untuk mengelola referensi. Disamping itu, Pentingnya memiliki minimal 25 referensi dengan 80% diantaranya dari jurnal internasional. Hal ini menunjukkan terbukanya peluang mahasiswa untuk melakukan riset dan penulisan artikel ilmiah yang bertaraf internasional.

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar tantangan dalam menulis artikel ilmiah, bahkan ada peserta yang konsultasi terkait karya ilmiahnya. Materi yang disampaikan dinilai sangat bermanfaat karena tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif bagi mahasiswa yang tengah menyusun karya ilmiah mereka. Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi: pemaparan materi, diskusi interaktif, dan workshop penulisan. Peserta terlihat antusias menyimak contoh case study serta berlatih menyusun kerangka artikel. “Acara ini membuka wawasan saya bahwa publikasi ilmiah bisa dijangkau sejak S1,” ujar Faiz, salah satu mahasiswa Saintek. Melalui kegiatan ini, forkom saintek berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak karya tulis ilmiah yang berkualitas dari mahasiswa dan meningkatkan budaya literasi akademik di lingkungan saintek.
Mitra dan Alumni, Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta Desain Arah Strategis Jangka Panjang
1 pekan yang lalu - Umum