Loading...

Literasi Fiqih Ramadhan dalam Perspektif Kitab Fiqih Karya Ulama Nusantara pada Majelis Ta'lim Raudhatul Muhibbin Solo

Diterbitkan pada
22 Mei 2023 12:21 WIB

Baca

Dalam upaya meningkatkan literasi keagamaan, khususnya terkait pemahaman fiqih Ramadhan, Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah FIT UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema "Literasi Fiqih Ramadhan dalam Perspektif Kitab Fiqih Karya Ulama Nusantara" yang dilaksanakan di Majelis Ta'lim Raudhatul Muhibbin, Solo pada 22 dan 23 Mei 2023. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mendalam tentang hukum-hukum puasa dan berbagai amalan Ramadhan menurut perspektif fiqih, terutama dalam konteks kearifan lokal yang disusun oleh ulama Nusantara. Ulama-ulama Nusantara seperti Syekh Nawawi al-Bantani, Kiai Ahmad Dahlan, dan lainnya telah menulis berbagai kitab fiqih yang tidak hanya mengacu pada sumber-sumber Islam klasik, tetapi juga disesuaikan dengan konteks budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Kitab-kitab fiqih ini menjadi rujukan penting dalam memberikan pemahaman yang relevan dan aplikatif bagi umat Islam Indonesia, khususnya dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Dalam kegiatan ini, para dosen memberikan materi secara komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar fiqih Ramadhan, mulai dari hukum-hukum puasa, ketentuan zakat fitrah, hingga amalan-amalan sunnah yang dianjurkan selama bulan Ramadhan. Salah satu fokus utama adalah memperkenalkan kembali karya-karya ulama Nusantara dalam bidang fiqih, yang sering kali belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Dosen FIT UIN Raden Mas Said Surakarta menjelaskan berbagai kitab fiqih, seperti Sullam al-Taufiq, Nashaih al-‘Ibad, dan Tuhfatul Muhtaj, sebagai sumber rujukan yang berharga dalam memahami syariat Islam, khususnya dalam konteks Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif bersama para jamaah Majelis Ta'lim Raudhatul Muhibbin. Jamaah sangat antusias dalam berdialog terkait berbagai masalah praktis yang sering dihadapi selama Ramadhan, seperti niat puasa, pembatalan puasa, fidyah, dan lainnya. Dosen FIT UIN Raden Mas Said Surakarta memberikan jawaban berdasarkan panduan kitab fiqih ulama Nusantara dengan tetap mempertimbangkan kondisi kekinian masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat mengenai fiqih Ramadhan, memperkuat wawasan keislaman yang berbasis tradisi intelektual ulama Nusantara, serta memberikan pemahaman yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi masyarakat Solo, khususnya jamaah Majelis Ta'lim Raudhatul Muhibbin. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih baik, memahami fiqih dengan lebih mendalam, dan mampu meneladani karya-karya ulama Nusantara dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kegiatan ini menjadi langkah nyata Fakultas Ilmu Tarbiyah FIT UIN Raden Mas Said Surakarta dalam membangun dan memberdayakan masyarakat melalui literasi fiqih yang berlandaskan tradisi keilmuan Islam.