| Dalam era digital yang semakin berkembang, keberadaan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan di tengah masyarakat. Untuk menjawab tantangan ini, Dosen dari Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) UIN Raden Mas Said Surakarta berinisiatif melaksanakan program pengabdian masyarakat bertema "Literasi dan Digitalisasi Sejarah Ke-Pesantrenan." PkM dilaksanakan pada di Nguter, Sukoharjo.27 Februari 2023 Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman sejarah ke-pesantrenan melalui literasi yang komprehensif, sekaligus mendigitalisasi berbagai sumber sejarah pesantren agar dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan pesantren tidak hanya dikenal sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai lembaga yang turut menjaga warisan budaya dan sejarah Islam di Indonesia. Dalam program pengabdian in, Dosen FIT melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya: Pelatihan Literasi Sejarah Ke-Pesantrena Peserta yang terdiri dari pengajar pesantren, santri, serta masyarakat umum diperkenalkan pada konsep literasi sejarah, termasuk metode penelitian sejarah pesantren serta penulisan yang dapat memperkuat narasi sejarah lembaga tersebut. Mereka dilatih untuk mengakses, memahami, dan menafsirkan dokumen-dokumen sejarah yang berkaitan dengan pesantren. Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Pesantren Dosen FIT bekerja sama dengan pengelola pesantren untuk mendigitalisasi manuskrip-manuskrip kuno dan arsip-arsip yang menyimpan sejarah penting pesantren. Proses digitalisasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen bersejarah tersebut tidak rusak dan dapat diakses dengan mudah oleh generasi berikutnya. Pembuatan Portal Digital Sejarah Pesantren Salah satu output penting dari program ini adalah pengembangan portal digital yang berisi sejarah, tradisi, dan kontribusi pesantren dalam masyarakat. Melalui portal ini, masyarakat dapat mengakses informasi tentang pesantren secara daring, baik untuk keperluan penelitian, pendidikan, maupun untuk mengenal lebih dekat warisan keilmuan Islam. Penguatan Kerjasama Antar-Pesantren Kegiatan ini juga membuka ruang untuk kolaborasi antar-pesantren dalam menjaga dan mengembangkan narasi sejarah mereka. Dengan adanya digitalisasi, pesantren-pesantren dapat saling bertukar informasi serta memperkuat posisi mereka sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar kuat dalam sejarah dan budaya lokal. Pengabdian masyarakat ini tidak hanya mendorong penguatan literasi sejarah pesantren, tetapi juga memperluas akses terhadap informasi sejarah tersebut dalam konteks digital. Melalui upaya ini, UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung pesantren sebagai pilar pendidikan Islam di Indonesia, sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi modern. |
Mitra dan Alumni, Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta Desain Arah Strategis Jangka Panjang
1 pekan yang lalu - Umum