Loading...

FIT Selenggarakan Workshop Penyusunan Manajemen Risiko untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan

Diterbitkan pada
6 November 2025 14:04 WIB

Baca

Surakarta, 5 November 2025 — Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) UIN Raden Mas Said Surakarta memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penyelenggaraan kegiatan Workshop Penyusunan Manajemen Risiko yang digelar pada Rabu, 5 November 2025. Bertempat di Aula PPG lantai 1 FIT UIN Raden Mas Said Surakarta , kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 14.30 WIB ini diikuti oleh ketua jurusan, koordinator prodi, dosen, serta tenaga kependidikan dengan penuh antusias dan antusias. Workshop mengupayakan peningkatan pemahaman civitas akademika dalam mengidentifikasi, menganalisis, serta menyusun rencana pengelolaan risiko di lingkungan fakultas. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih untuk menerapkan prinsip manajemen risiko dalam bidang akademik maupun administrasi untuk mendukung tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan.

Kegaitan workshop dengan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah Bapak Prof. Dr. H. Fauzi Muharom, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko dalam menjaga keberlanjutan program dan kualitas layanan fakultas. Fakultas yang perlu mengelola risiko dengan baik akan lebih siaga menghadapi perubahan dan dapat menjaga efisiensi serta mutu pelayanan.

Sesi utama berupa pemaparan materi oleh Dra. Hj. Ida Nor Qosim, M.Pd.I. Narasumber menyampaikan konsep dasar manajemen risiko, tahapan penyusunan kerangka risiko, serta strategi mitigasi terhadap potensi risiko yang mungkin timbul di lingkungan kerja. Beliau juga menekankan bahwa tanggung jawab pengelolaan risiko tidak hanya berada di tangan pimpinan, tetapi menjadi bagian dari peran aktif seluruh sivitas akademika.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai isu aktual seperti keterlambatan pelaporan, kendala pengelolaan data, hingga upaya efisiensi layanan administrasi menjadi bahan bahasan menarik dalam wokshop ini. Narasumber mendorong peserta untuk mengidentifikasi risiko nyata di unit kerja masing-masing serta mencari solusi yang kontekstual.

Setelah istirahat sholat dan makan, kegiatan berlanjut dengan sesi lanjutan mengenai penyusunan risk register dan praktik analisis risiko. Dalam sesi ini, peserta mendapat contoh langsung penyusunan dokumen risiko dan cara menentukan prioritas penanganannya. Pendekatan ini membantu peserta memahami langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam pengelolaan fakultas.

Kegiatan yang ditutup pukul 14.30 WIB ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan manajemen risiko secara sistematis dan terstruktur di Fakultas Ilmu Tarbiyah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FIT UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya kerja yang berbasis evaluasi, pencegahan, dan peningkatan berkelanjutan menuju tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan terpercaya.